Teori Big Five Model (skripsi, tesis, dan disertasi)

”Menurut Robbins & Judge (2014, h. 132-133), Model Lima Besar (Big Five Model) kepribadianyang mendasar dan sangat relevan dengan kegiatan sumber daya manusia dalam perusahaan yaitu :a.Ekstraversi (Extroversion)Ekstaversi (Extroversion)mencerminkan tingkat kenyamanan seseorang dalam berhubungan dengan individu lain. Ekstrover cenderung tegas, suka bergaul dan mampu bersosialisasi. Ekstrover juga cenderung berkinerja lebih tinggi pada keseluruhan pekerjaan. b.Keramahan (Agreeableness)Agreeablenessmerupakan kecenderungan individu untuk patuh terhadap individu lainnya. Individu yang senang akan bekerja sama, kooperatif, penuh kepercayaan, dan hangat merupakan individu yang mudah bersepakat.c.Kehati-hatian (Conscientiounsness)Karyawan yang memiliki sifat kehati-hatian pada umumnya dapat diandalkan, bertanggung jawab, teratur, dan gigih dalam bekerja. Orang-orang yang berhati-hati cenderung berkinerja tinggi dibandingkan dengan orang yang kurang berhati-hati dalam bekerja.

 d.Stabilitas Emosi (Emotional Stability)Stabilitas emosi adalah penyesuaian emosional. Pekerjaan membutuhkan karyawan yang tenang, stabil, dan merasa aman. Stabilitas emosional karyawan menyebabkan karyawan terlihat lebih handal daripada rekan-rekan mereka yang kurang stabil. Dalam hal ini, sisi agama juga berpengaruh dalam emosi yang ada alam diri seseorang. Seseorang yang mempunyai sifat religius tinggi, ia akan berusaha untuk mengatasi emosinya sendiri dengan tenang. e.Keterbukaaan terhadaphal-hal baru (Openness to experience)Individudengan tingkat keterbukaan tinggi bersedia untuk mendengarkan ide-ide baru dan mengubah ide, keyakinan dan sikap mereka sendiri sebagai respons terhadap adanya informasi baru. Karyawan dengan keterbukaan yanglebih besar diharapkan berkinerja lebih baik karena fleksibilitas mereka dan kemungkinan bahwa mereka akan diterima secara lebih baik oleh orang lain dalam organisasi