Untuk pengujian seluruh hipotesis maka digunakan metode Partial Least
Square (PLS). Partial Least Square (PLS) merupakan metode analisis yang
powerfull oleh karena tidak didasarkan banyak asumsi (Ghozali, 2014). Dengan
metode PLS maka model yang diuji dapat mempergunakan asumsi: data tidak
harus berdistribusi normal, skala pengukuran dapat berupa nominal, ordinal,
interval maupun rasio, jumlah sampel tidak harus besar, indikator tidak harus
dalam bentuk refleksif (dapat berupa indikator refleksif dan formatif) dan model
tidak harus berdasarkan pada teori (Ghozali, 2014).
Dengan uji t, yaitu untuk menguji signifikansi konstanta dan variabel
independen yang terdapat dalam persamaan tersebut secara individu apakah
berpengaruh terhadap nilai variabel dependen (Ghozali, 2014). Untuk pengujian
ini dilakukan dengan melihat output dengan bantuan program aplikasi SmartPLS.
Jika nilai T hitung < T tabel, maka Hipotesis nol ditolak, (koefisien regresi
signifikan). Dalam pengujian hipotesis tingkat signifikansi yang digunakan adalah
95% ( = 0.05). Nilai T tabel dengan tingkat signifikansi 95% adalah 1.96. Model
persamaan struktural dalam penelitian ini akan diselesaikan dengan program
SmartPLS 3.0.
