Mobile Banking (skripsi, tesis, disertasi)

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.19/POJK/03/2014 (2014) disampaikan bahwa Mobile banking adalah layanan perbankan yang dapat diakses langsung melalui
ponsel seperti SMS banking, namun memiliki tingkat kecanggihan yang lebih tinggi. Beberapa Bank bekerja sama dengan operator seluler, sehingga dalam SIM Card (kartu chips seluler) Global for Mobile communication (GSM) sudah dipasangkan program khusus untuk bisa melakukan transaksi perbankan. Dengan adanya mobile banking ini maka proses transaksi konsumen akan lebih mudah dibandingkan dengan SMS Banking karena konsumen tidak perlu menghafal format pesan SMS yang akan dikirimkan ke Bank dan nomor tujuannya. Adapun beberapa jenis transaksi mobile banking, antara lain:
a. Transfer dana
b. Informasi saldo
c. Mutasi rekening
d. Informasi nilai tukar
e. Pembayaran (kartu kredit, PLN, telepon, handphone, listrik, dan asuransi);
f. Pembelian (pulsa isi ulang).
Mobile banking merupakan salah satu hasil pengembangan teknologi mobile yang digunakan dalam domain komersial (Amanullah, 2004). Mobile banking ini mengombinasikan teknologi informasi dan aplikasi bisnis secara bersama. Dengan mobile banking, nasabah dapat menggunakannya untuk mendapatkan layanan perbankan 24 jam sehari tanpa harus mendatangi kantor cabang bank untuk transksi personal.
Mobile banking juga sebagai salah satu sebuah fasilitas dari bank dalam era digitalisasi dan komunikasi. Layanan yang terdapat
pada mobile banking umumnya meliputi pembayarannya. transfer, history, dan lain sebagainya. Dengan adanya layanan mobile banking nasabah dapat lebih mudah menjalankan aktivitas perbankannya tanpa batasan ruang dan waktu (Kurniawati, wahyu, & Alfi, 2017).
Mobile banking adalah sebuah layanan yang disediakan oleh bank untuk melakukan berbagai transaksi perbankan melalui berbagai fitur yang ada pada ponsel pintar (smartphone). Mobile banking juga merupakan pengembangan dari fitur M-banking yang mungkin juga sudah tidak asing. Perbedaannya adalah aplikasi M-banking menempel pada simcard, sedangkan aplikasi mobile banking justru ter-install pada ponsel. Perubahan yang lebih menarik dan user friendly (Fransiska, 2018).
Adapun fiture mobile banking dapat diakses melalui tiga cara yaitu, sebagai berikut:
1. Menggunakan aplikasi dengan cara mengunduh aplikasi layanan mobile banking di app-store yang tersedia pada smartphone.
2. Mengakses melalui menu provider. Namun tidak semua provider memiliki layanan mobile banking ini, hanya ada beberapa provider yang menyediakan layanan mobile banking. Salah satu contohnya adalah mobile banking BCA yang dapat diakses melalui provider Indosat, XL, dan Telkomsel.
3. Beberapa mobile banking terhubung dengan internet banking, sehingga untuk dapat melakukan aktivitasi harus terlebih dahulu mengaktivasi akun di internet banking.
Transaksi mobile banking dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Keuntungan yang diperoleh nasabah selain menghemat waktu, nasabah juga dapat mengontrol rekening mereka dan melakukan transaksi perbankan hanya dengan menggunakan ponsel. Jasa mobile banking memiliki produk seperti sms-banking, mobile phone dan sebagainya.