Struktur Modal sangat berpengaruh terhadap kelangsungan suatu perusahaan. Oleh karena itu perlu suatu kebijakan dalam hal penentuan struktur modal suatu perusahaan untuk dapat meningkatkan kinerja modalperusahaan tersebut.
Masalah pendanaan dalam perusahaan adalah salah satu masalah penting yang selalu dihadapi oleh setiap perusahaan, mulai dari penarikan dana sampai pada pengalokasian dana tersebut secara efektif dan efisien ( SuadHusnan, 2006:263 ) menyebutkan bahwa terdapat metode –metode dasar untuk menentukan kebijakan struktur modal yang sebaiknya dijalankan oleh perusahaan. Metode dasar tersebut adalah :a)Analisis EBIT –EPSMelalui analisis ini manajemen dapat melihat dampak dari berbagai alternatif pendanaan terhadap EPS pada tingkatan EBIT yang bervariasi. Yang dimaksud dengan EPS adalah laba bersih setelah pajak dibagi jumlah saham perusahaan yang beredar.Pada analisis ini hubungan EPS dan EBIT dapat di cari dengan :1.Menghitung EPS pada berbagai alternative pendanaan untuk EBIT tertentu2.Mengulang langkah pertama untuk EBIT yang berbeda –beda. Hasilnya kemudian digambarkan dalam grafik EBIT –EPS.Expecteddan deviasi standar EBIT dapat dicari dengan mengembangkan sejumlah skenario tentang EBIT dimasa mendatang bersama dengan probabilita terjadinya. Jika deviasi standar EBIT relatif besar, manajemen harus lebih hati –hati karena ExpectedEBIT menjadi kurang dipercaya.b)Perbandingan Rasio –Rasio LaverageTujuan dari analisis ini adalah untuk menentukan efek dari setiap alternatif pendanaan terhadap rasio –rasio laverage. Manajemen kemudian dapat membandingkan rasio –rasio yang ada saat ini dan rasio –rasio pada alternatif dengan pendanaan tertentu dengan rasio –rasio industri sejenis.Manajemen dapat menggunakan metode perhitungan rasio sebagai berikut :a.Rasio Hutanga.Total hutang / Total Aktiva
b.Hutang jangka panjang/ (hutang jangka panjang + Modal sendiri )c.Total Hutang / Modal sendirib.Rasio Jaminana.Time interes earned= EBIT/ Biaya bungab.Debt service coverage= EBIT / [ biaya bunga + (pembayaran pokok pinjaman/1-pajak).Rasio hutang dan Rasio jaminan dapat dihitung berdasarkan posisi keuangan perusahaan pada saat ini dan posisi keuangan dan posisi perusahaan dengan hutang dsb. Rasio –rasio tersebut kemudian dibandingkan dengan rasio industri dari perbandingan tersebut, manajemen dapat menentukan alternatif pendanaan yang paling tepat bagi perusahaan.c)Analisis Rasio Kas PerusahaanMetode ini menganalisis dampak keputusan struktur modal terhadap arus kas perusahaan. Metode ini melibatkan suatu persiapan seri anggaran kas pada kondisi perekonomian yang berbeda dari struktur modal yang berbeda.
