Suatu organisasi atau perusahaan tentunya memiliki standar dan
kriteria masing-masing pada produk yang dipasarkan. Menurut Crosby
dalam Nasution (2005) kualitas adalah “Conformance to Requirement”,
yaitu sesuai dengan yang disyaratkan atau distandarkan. Suatu produk
dapat dikatakan berkualitas apabila sesuai dengan standar kualitas yang
telah ditentukan, pada standar kualitas terdiri dari bahan baku, proses
produksi, dan produk jadi. Semakin tinggi standar kualitas yang
ditetapkan oleh perusahaan maka perusahaan tersebut memiliki harapan
yang tinggi pula terhadap hasil produksinya. Salah satu bagian dalam
faktor operasional yaitu desain produk dan jasa, produk dan jasa di
desain sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari konsumen. Hal
tersebut merupakan salah satu tindakan perusahaan dalam menjalankan
strategi pemasarannya, karena desain suatu produk dan jasa dapat
mempengaruhi persepsi konsumen terhadap produk. Dengan melakukan
pemaksimalan pada faktor operasional perusahaan, akan dapat
memberikan pengaruh terhadap kinerja non-finansial perusahaan. Hasil
dari penelitian Salaheldin (2008) menunjukkan adanya pengaruh yang
signifikan antara faktor operasional terhadap kinerja non-finansial.
