Menurut (Prawirosentono, 2014) terdapat beberapa faktor yang
dapat mempengaruhi kinerja,daintaranya:
1) Efektivitas dan Efisiensi
Pengukuran baik atau tidaknya suatu kinerja dapat diukur
oleh efektivitas dan efisiensi. Efektif dalam hal ini berarti jika
tujuan organisasi atau kelompok tersebut dapat tercapai sesuai
target atau rencana, sedangkan efisiensi berarti berhubungan
dengan seberapa banyak pengorbanan dan perjuangan yang
dilakukan guna mencapai tujuan tersebut.
2) Otoritas dan Tanggung Jawab
Organisasi yang baik pada umumnya melakukan
pengklasifikasian wewenang maupun tanggung jawab apakah
sudah dilakukan dengan baik dan jelas, sehingga setiap karyawan
dapat mengetahui dan memahami hal-hal apa saja yang menjadi
hak serta tanggung jawabnya.
3) Disiplin
Disiplin berkaitan dengan cerminan sikap hormat pada diri
karyawan terhadap kebijakan dan ketentuan
organisasi/perusahaan. Permasalah kedisiplinan karyawan baik
terhadap atasan atau bawahan akan berdampak pada kinerja
organisasi, apabila kinerja individu maupun kelompok
ditingkatkan maka kinerja organisasi yang baik akan tercapai.
4) Inisiatif
Kemampuan inisiatif berhubungan dengan kemampuan
berfikir atau kreativitas yang umumnya dalam organisasi
benbentuk gagasan individu untuk merencanakan suatu hal terkait
tujuan organisasi. Inisiatif yang muncul dari karyawan sebaiknya
direspon dengan positif dari atasan agar gagasan tersebut
tersampaikan guna tercapainya tujuan perusahaan atau organisasi.
