Sebelum dapat menggambarkan peta proses operasi dengan baik, ada beberapa
prinsip yang perlu diikuti sebagai berikut :
1. Pertama-tama pada baris paling atas dinyatakan kepala “Peta Proses
Operasi” yang diikuti oleh identifikasi lain, seperti nama objek, nama
pembuat peta, tanggal dipetakan cara lama atau cara sekarang, nomor peta
dan nomor gambar.
2. Material yang akan diproses diletakkan diatas garis horizontal, yang
menunjukkan bahwa material tersebut masuk kedalam proses.
3. Lambang-lambang ditempatkan dalam arah vertikal, yang menunjukkan
terjadinya perubahan proses.
4. Penomoran terhadap suatu kegiatan operasi diberikan secara beruntutan
sesuai dengan urutan proses yang dibutuhkan untuk pembuatan produk
tersebut atau sesuai dengan proses yang terjadi.
5. Penomoran terhadap suatu kegiatan pemeriksaan diberikan secara
tersendiri dan prinsipnya sama dengan penomoran untuk kegiatan
operasi.
6. Agar diperoleh gambar peta proses operasi yang baik, produk yang
biasanya paling banyak memerlukan operasi, harus dipetakan terlebih
dahulu, berarti dipetakan dengan garis vertikal disebelah kanan halaman
kertas.
Terdapat empat hal yang perlu diperhatikan atau dipertimbangkan agar diperoleh
suatu proses kerja yang baik melalui analisa peta proses operasi yaitu analisa terhadap
bahan-bahan, operasi, pemeriksaan dan terhadap waktu penyelesaian suatu proses.
Keempat hal tersebut diatas, dapat diuraikan sebagai berikut :
a) Bahan-bahan
b) Operasi
c) Pemeriksaan
d) Waktu
Terdapat beberapa teknik yang umum digunakan dalam merencanakan aliran.
Beberapa diantaranya khusus digunakan dalam tata letak pabrik, beberapa lagi
digunakan dalam tahap pemindahan bahan baku, dan beberapa dipinjam dari bidang
ekonomi gerakan dan penyederhanaan kerja (teknik tata cara kerja). Kebanyakan
teknik semula ditujukan untuk tujuan analisis, teknik-teknik juga berguna untuk
perencanaan. Beberapa hal yang digunakan adalah (Apple, 1990) :
1. Peta (bagan) rakitan
2. Peta proses operasi
3. Peta proses produk-darab
4. Diagram (bagan) tali
5. Peta proses
6. Bagan (diagram) aliran
7. Peta proses aliran
8. Peta dari-ke
9. Peta prosedur
10. Jaringan lintasan kritis
Menurut Sutalaksana (1979) peta kerja merupakan suatu alat yang
menggambarkan kegiatan kerja secara sistematis dan juga jelas, dimana dapat
digunakan untuk berkomunikasi secara luas, melalui peta kerja ini kita dapat sekaligus
memperoleh informasi-informasi yang diperlukan untuk meperbaiki suatu metode
kerja khususnya kerja produksi.
