Hansen dan Mowen (2006) menyatakan bahwa perilaku biaya adalah istilah
umum yang menggambarkan perubahan biaya ketika tingkat output berubah.
Perilaku biaya merupakan hal yang penting dalam pengambilankeputusan,
estimasi biaya di masa yang akan datang, dan evaluasi terhadap pelaksanaan
tindakan.Dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan, perilaku biaya
dibagi menjadi:
1. Biaya Tetap: biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisaran perubahan
volume kegiatantertentu.
a. Commitedfixedcosttimbul dari keputusan penyediaan anggaran secara
berkala dantidak dapat menggambarkan hubungan yang optimum antara
masukan dengan keluaran.Contoh : biaya depresiasi, pajak bumi dan
bangunan, sewa, asuransi dan gaji karyawanutama.
b. Discretionaryfixedcost disebabkan oleh keputusan tahuanan yang dibuat
olehmanajemen untuk membelanjakan biaya tetap tertentu. Contoh:
Biaya R&D, biaya iklan,dan biaya konsultan.
2. Biaya Variabel: biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan
perubahan volumekegiatan.
a. EngineeredCost memiliki spesifikasi hubungan fisik yang eksplisit
dengan pelaksanaansuatu aktivitas. Contoh: biaya bahan baku.
b. DiscretionaryVariableCost terjadi karena adanya perubahan yang besar
dalam tingkataktivitas. Contoh: Biaya iklan.
3. Biaya Semivariabel: biaya yang di dalamnya terdiri dari elemen-elemen
biaya tetap dan biaya variabel.
