Pengumpulan Biaya Produksi (skripsi dan tesis)

Mulyadi (2010:16), menyebutkan bahwa pengumpulan biaya produksi yang
dilakukan perusahaan adalah dengan cara memproduksi berdasarkan pesanan dan
produksi secara massal. Perusahaan akan memproduksi berdasarkan pesanan
apabila adanya pesanan yang diterima dari konsumen, sedangkan untuk
memproduksi satuan produk secara massal tujuannya untuk memenuhi persediaan
didalam gudang perusahaan.
Pengumpulan biaya produksi dengan tepat yang dilakukan perusahaan akan
menghasilkan informasi harga pokok produksi yang akurat dan tepat pada
waktunya, serta membantu manajemen dalam mengambil keputusan dimasa
mendatang. Keputusan tersebut bisa menjadi acuan bagi perusahaan dalam
memproduksi satuan produk baru baik menambah maupun mengurangi
produksinya berdasarkan pencatatan persediaan dengan metode perpetual dan
metode periodik.
Metode perpetual adalah suatu proses untuk menghasilkan informasi biaya
yang berisi tentang produk jadi, barang dalam proses, dan harga pokok produksi
yang dihasilkan perusahaan selama proses produksi berlangsung. Sedangkan
metode periodik adalah proses pengumpulan biaya produksi selama satu periode
akuntansi berjalan dengan melakukan perhitungan fisik persediaan perusahaan.
Proses pengumpulan biaya produksi perusahaan harus berdasarkan dengan
informasi biaya yang dikeluarkan perusahaan. Tujuannya agar manajemen dapat
mengendalikan biaya yang dikeluarkan, sehingga bisa menyesuaikan dengan biaya
produksi perusahaan. Selisih antara biaya yang dikeluarkan perusahaan dengan
biaya produksi kemudian dicatat didalam rekening, selisih biaya tersebut akan
digunakan manajemen perusahaan untuk membuat keputusan, perencanaan, dan
pengendalian terhadap biaya dimasa mendatang. Rozi (2010:10), menyebutkan
bahwa biaya produksi yang dipakai dengan metode perpetual, tidak menggunakan
metode periodik.