Pengaruh Idealisme Terhadap Persepsi Mahasiswa Akuntansi Atas Perilaku Tidak Etis Akuntan (skripsi dan tesis)

Seorang yang idealis akan mengambil tindakan tegas terhadap
suatu kejadian yang tidak etis ataupun yang dapat merugikan orang lain.
Hal ini dikarenakan seorang idealis akan bertindak sesuai dengan
peraturan yang berlaku, sehingga orang yang idealis akan berpendapat
kurang setuju terhadap perilaku tidak etis akuntan yang terjadi. Mahasiswa
yang memiliki sifat idealis yang tinggi akan cenderung memberikan
tanggapan atau persepsi tidak setuju terhadap isu skandal etis yang
dilakukan profesi akuntan, sehingga idealisme akan menolak atau tidak
setuju atas perilaku tidak etis akuntan.
Asumsi tersebut diatas didukung oleh hasil penelitian dari Himmah
(2013) yang menyatakan bahwa idealisme berpengaruh terhadap persepsi
mahasiswa akuntansi mengenai skandal etis auditor dan corporate
manager. Damayanthi (2016) mengatakan bahwa idealisme berpengaruh
negatif terhadap persepsi mahasiswa akuntansi atas perilaku tidak etis
akuntan. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian dari
Mardawati (2014) yang mengatakan bahwa idealisme berpengaruh negatif
terhadap persepsi mahasiswa akuntansi atas perilaku tidak etis akuntan.
Ada juga penelitian dari Dzakirin (2013) yang menyatakan bahwa
idealisme yang tinggi akan memberi persepsi negatif atau respon yang
tegas terhadap isu-isu skandal akuntansi. Sedangkan hasil penelitian dari
Dewi (2010) mengatakan bahwa idealisme tidak berpengaruh terhadap
persepsi mahasiswa atas perilaku tidak etis akuntan.