Pengaruh Leverage terhadap Pengungkapan Anti Korupsi (skripsi dan tesis)

 

Menurut Barton dkk (1989) dan Cornell & Shapiro (1987) menyimpulkan bahwa perusahaan melihat kreditur sebagai stakeholder penting yang pengaruhnya dapat dikelola. Roberts (1992) menganggap bahwa perusahaan yang berhutang lebih terlibat dalam kegiatan CSR untuk memenuhi harapan para kreditur berkenaan dengan aspek sosialnya. Perusahaan dengan tingkat leverage tinggi memiliki komitmen untuk mengungkapkan informasi yang lebih luas, termasuk pengungkapan informasi anti korupsi, sesuai dengan teori stakeholder manajerial. Hal tersbut merupakan cara perusahaan dalam mengelola hubungan dengan kreditur. Penelitain Gallego (2016) meunjukan levereage berpengaruh positif tehadap pengugkapan CSR.