Pengaruh Ketidakamanan Kerja Terhadap Turnover Intention (skripsi dan tesis)

Ketidakamanan kerja merupakan salah satu sinyal terjadinya turnover
intention karyawan di dalam organisasi. Penelitian yang dilakukan oleh
Hanafiah (2014) menemukan bahwa ketidakamanan kerja berpengaruh
secara signifikkan terhadap keinginan keluar. Gunalan & Adnan (2015)
menunjukkan bahwa ketidakamanan kerja memiliki pengaruh positif
terhadap turnover intention. Menurut Fiksenbaum dalam mizar yuniar
(2005) menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara ketidakamanan kerja
dengan turnover intention, karena ketidakamanan kerja yang terjadi secara
terus menerus akan mempengaruhi kondisi psikologis karyawan. Jika
ketidakamanan kerja pada perusahaan meningkat, maka turnover intention
juga akan meningkat, artinya jika masalah rasa ketidakaman dalam bekerja
terus menerus dihadapi oleh karyawan maka munculnya keinginan untuk
berpindah kerja atau turnover intention pada karyawan.