Definisi Turnover Intention (skripsi dan tesis)

Widodo (2010) menyatakan keinginan berpindah adalah berupa keinginan
untuk mencari lowongan pekerjaan lain, mengevaluasi kemungkinan untuk
menemukan pekerjaan yang lebih baik di tempat lain. Namun demikian
apabila kesempatan untuk pindah kerja tersebut tidak tersedia atau yang
tersedia tidak lebih menarik dari yang sekarang dimiliki, maka secara
emosional dan mental karyawan akan keluar dari perusahaan yaitu dengan
sering datang terlambat, sering bolos, kurang antusias atau kurang memiliki
keinginan untuk berusaha dengan baik. Dengan begitu keinginan berpindah
hanya merupakan keinginan dalam fikiran dan belum tentu dibuktikan dengan
tindakan meninggalkan organisasi.
Menurut Nezenin & Palupiningdyah (2014) keinginan berpindah (turnover
intention) memiliki dampak negatif bagi organisasi karena menciptakan
ketidakstabilan pada kondisi tenaga kerja, menurunnya produktifitas, suasana
kerja yang tidak kondusif, dan juga meningkatnya sumber daya manusia.
Dari definisi yang telah diuraikan diatas dapat disimpulkan bahwa turnover
intention adalah keinginan berpindah dari perusahaan yang di rasakan oleh
karyawan karena memiliki rasa tidak nyaman saat bekerja pada perusahaan
tersebut.