Teori J.B. Say (skripsi dan tesis)

Teori J.B. Say atau Jean Baptise Say (1832) dalam Jefry Antonius
Kawet, dkk (2019), mengatakan bahwa setiap penawaran akan menciptakan
permintaan sendiri (supply creates its own demand). Pendapat say ini
disebut Hukum Say (Say’s Low). Hukum say didasarkan pada asumsi bahwa
nilai produksi selalu sama dengan pendapatan. Tiap ada produksi aka nada
pendapatan, yang besarnya sama dengan nilai produksi tadi. Dengan
demikian, dalam keseimbangan, produksi cenderung menciptakan
permintaan nya sendiri akan produksi barang yang bersangkutan.
Berdasarkan asumsi seperti ini ia mengaggap bahwa peningkatan produksi
akan selalu diiringi oleh peningkatan pendapatan, yang pada akhirnya akan
diiringi pula oleh peningkatan permintaan. Say berasumsi bahwa nilai
produksi selalu sama dengan pendapatan. Peningkatan produksi diiringi
dengan peningkatan pendapatan, secara umum peningkatan produktivitas
tenaga kerja dapat dilakukan dengan peningkatan kemampuan/
keterampilan, disiplin, etos kerja produktif, sikap kreatif dan inovatif serta
membina lingkungan yang sehat untuk memacu prestasi.