Pengertian Konsep Diri (skripsi dan tesis)

Konsep diri merupakan sifat yang unik pada manusia, sehingga
dapat digunakan untuk membedakan manusia dari makhluk hidup
lainnya. Konsep diri seseorang dinyatakan melalui sikap dirinya yang
merupakan aktualisasi orang tersebut. Konsep diri terbentuk dan dapat
berubah karena interaksi dengan lingkungannya.
Fitts (1971: 3) Menyatakan konsep diri sebagai “the self as seen,
perceived, and experienced by him”. Yang berarti konsep diri menurut
Fitts adalah diri sebagaimana dilihat dan dirasakan oleh individu itu
sendiri.Leary dan Tangney (2012: 123) menjelaskan bahwa konsep diri
setiap individu mampu memandang diri sendiri sebagai obyek
pikirannya dalam mempersalahkan, mempertimbangkan, menguraikan,
dan menilai hal-hal tertentu untuk berinteraksi dengan dirinya, orang
lain, maupun lingkungan.Sedangkan Guay, Marsh, Mclnemey, et.al
(2015: 124), menyebutkan bahwa tingkah laku setiap individu
ditentukan dan diatur oleh konsep diri yang dimiliki.
Grum (2004: 142), konsep diri didefinisikan sebagai membangun
hubungan kembali terhadap diri individu sendiri yang dilakukan secara
sadar ataupun tidak sadar. Lebih lanjut Sadeghi, Azizi, & Poor (2015:
2156) menerangkan konsep diri adalah asumsi bahwa individu memiliki
evaluasi diri mereka sendiri yang mencakup campuran emosi,
pandangan umum terhadap penerimaan sosial, dan emosi terhadap diri
mereka sendiri. Proses membangun sebuah hubungan kembali dan
penerimaan sosialtersebut bisa dikaitkan dengan pengalaman pribadi
serta proses aktualisasi dalam lingkungan individu. Maka bisa
dikatakan, konsep diri adalah pandangan umum tentang diri sendiri di
berbagai rangkaian domain dan persepsi spesifik berdasarkan
pengetahuan diri dan evaluasi nilai yang terbentuk melalui pengalaman
dalam kaitannya dengan lingkungan seseorang (Eccles, 2005; Matovu,
2012: 107).
Konsep diri merupakan sifat yang unik pada manusia, sehingga
dapat digunakan untuk membedakan manusia dari makhluk hidup
lainnya. Manusia sebagai makhluk sosial yang memiliki dorongan untuk
berkembang yang pada akhirnya menyebabkan individu sadar akan
keberadaan dirinya.Miller (2013: 2), mengartikan konsep diri adalah
keyakinan dalam diri seseorang tentang bagaimana dia menilai dirinya
sendiri secara keseluruhan.Sementara Cox (2010: 24) menyatakan,
konsep diri adalah persepsi diri seseorang yang dibentuk melalui
pengalaman dan interpretasi terhadap lingkungan seseorang yang
dipengaruhi oleh penilaian orang lain, penguatan, dan penentuan sebab
pribadi terhadap tingkah laku dirinya.Sejalan dengan hal itu Dada,
Ikwen, & Fagbeni (2014: 5) juga mengemukakan bahwa konsep diri
merupakan hal yang penting untuk dimiliki karena dapat mengetahui
kelebihan dan kekurangan dalam diri masing-masing peserta didik.
Dalam hal ini, konsep diri dirasa berperan dalam menentukan
kematangan karir pada peserta didik. Konsep diri yang positif sangat
membantu bagi kematangan karir peserta didik nantinya.
Dari beberapa pernyataan mengenai konsep diri tersebut dapat
ditarik kesimpulan bahwa, konsep diri merupakan gambaran diri sendiri.
Gambaran tentang diri sendiri yang informasinya bisa kita terima dari
orang lain dan dari diri kita sendiri yang lebih mengetahui tentang
kekurangan dan kelebihan diri. Serta konsep diri yang positif dapat
mempengaruhi tingkat kematangan karir pada diri peserta didik.