Manfaat Pengembangan Karir (skripsi dan tesis)

Manfaat pengembangan karier adalah untuk karyawan dan organisasi atau
perusahaan. Untuk karyawan, pengembangan karier yang didapatnya membuka
kesempatan bagi dirinya untuk berkarya lebih baik dalam melakukan pekerjaan.
Untuk organisasi atau perusahaan, manfaat yang diperoleh adalah peningkatan
kinerja karyawan dan dapat meningkatkan potensi-potensi untuk meraih tujuan
dari perusahaan tersebut. Menurut Widodo (2015: 54) ada lima manfaat
pengembangan karir, yaitu :
A. Pengembangan karier memberi petunjuk siapa di antara para pekerja yang
pantas untuk dipromosikan.
B. Perhatian yang lebih besar dari bagian kepegawaian terhadap
pengembangan karir menumbuhkan loyalitas di kalangan pegawai, dalam
diri setiap manusia masih terdapat reservoir kemampuan yang perlu di
kembangkan agar berubah sifatnya dari potensi menjadi kekuatan nyata.
C. Perencanaan karir mendorong para pekerja untuk bertumbuh dan
berkembang, tidak hanya secara mental intelektual, akan tetapi juga
professional.
D. Perencanaan karier dapat mencegah terjadinya penumpukan tenaga-tenaga
yang terhalang pengembangan karirnya.
E. Pengembangan karier bagaimanapun juga akan memberikan manfaat bagi
karyawan dan organisasi itu sendiri berdasarkan tujuan-tujuan
pengembangan yang telah ditetapkan.
Elbadiansyah (2019: 132) menyatakan bahwa manfaat pengembangan
karier memberikan dampak positif bagi organisasi maupun karyawan. Bagi
organisasi, pengembangan karier dapat :
A. Menjamin ketersediaan bakat yang diperlukan.
B. Meningkatkan kemampuan organisasi untuk mendapatkan dan
mempertahankan karyawan-karyawan yang berkualitas.
C. Menjamin agar kelompok-kelompok minoritas dan wanita mempunyai
kesempatan yang sama untuk meningkatkan karier.
D. Mengurangi frustasi karyawan.
E. Mendorong adanya keanekaragaman budaya dalam sebuah organisasi.
F. Meningkatkan nama baik organisasi.
Bagi karyawan, pengembangan karier akan membawa sebuah
keberhasilan, karena pengembangan karir bermanfaat untuk dapat :
A. Menggunakan potensi seseorang dengan sepenuhnya.
B. Menambah tantangan dalam bekerja.
C. Meningkatkan otonomi.
D. Meningkatkan tanggung jawab.