Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kematangan Karir (skripsi dan tesis)

Faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan karir sangatlah
kompleks. Hal tersebut bisa muncul pada dalam diri individu, keadaan
eksternal, dan lain sebagainya. Naidoo (1998: 5) mengemukakan
mengenai faktor- faktor yang mempengaruhi kematangan karir, yaitu:
1) Tingkat pendidikan (educational level). Berdasarkan penelitian
yang dilakukan oleh McCaffrey, Miller, dan Winston, kematangan
karir individu ditentukan dari tingkat pendidikannya. Pada peserta
didik junior dan senior terdapat perbedaan dalam hal kematangan
karir. Semakin tinggi pendidikannya, semakin tinggi pula
kematangan karir yang dimilik. Hal ini mengidentifikasikan
kematangan karir meningkat seiring tingkat pendidikan.
2) Jenis kelamin. Wanita memiliki kematangan karir yang lebih
rendah dibandingkan laki-laki. Hal ini disebabkan karena wanita
lebih rentan dalam memandang konflik sebagai hambatan proses
perkembangan karir, dan kurang mampu untuk membuat
keputusan karir yang tepat dibandingkan laki-laki.
3) Status sosial ekonomi. Hasil penelitian Jordaan dan Heyde
menyimpulkan bahwa status sosial ekonomi menjadi penentuk
signifikan dari kematangan karir dikalangan remaja. Individu yang
berasal dari kalangan menengah ke bawah menunjukkan nilai
rendah pada kematangan karir. Hal ini ditandai dengan kurangnya
akses terhadap informasi tentang karir.
4) Locus of Control. Individu dengan tingkat kematangan karir yang
baik cenderung memiliki orientasi locus of control internal. Locus
of control merupakan persyaratan untuk perencanaan karir,
eksplorasi karir, memperoleh keterampilan karir, dan informasi
karir. Hal tersebut dapat membantu individu dalam membentuk
kematangan karirnya.
5) Ras. Kelompok minoritas sering dikaitkan dengan kematangan
karir rendah yang berhubungan dengan orang tua. Jika orang tua
mendukung anaknya walaupun mereka berasal dari kelompok
minoritas, anak tersebut akan tetap memiliki kematangan yang
baik.
6) Makna bekerja. Pentingnya pekerjaan mempengaruhi individu
dalam membuat pilihan, kepuasan kerja yang merujuk pada
komitmen kerja, serta kematangan karir pada diri individu itu
sendiri.