Definisi Resiliensi (skripsi dan tesis)

Menurut Desmita (2017) resiliensi adalah daya lentur,
ketahanan kemampuan atau kapasitas inasni yang dimiliki
seseorang, kelompok, atau masyarakat yang
memungkinkannya untuk menghadapi, mencegah,
meminimalkan, dan bahkan menghilangkan dampak-dampak
yang merugikan dari kondisi yang tidak menyenangkan, atau
mengubah kondisi kehidupan yang menyengsarakan menjadi
suatu hal yang wajar untuk diatasi.
Menurut Fernanda Rojas (2015) menyatakan resiliensi
sebagai kemampuan menghadapi tantangan, resiliensi akan
tampak ketika seseorang menghadapi pengalaman yang sulit
dan tahu bagaimana menghadapi atau beradaptasi dengannya.
Menurut Charney (2014) mendefinisikan resiliensi
sebagai proses adaptasi dengan baik dalam situasi trauma,
tragedy, atau peristiwa yang dapat menyebabkan stres
lainnya. Lebih lanjut dikatakan bahwa resiliensi bukanlah ciri
kepribadian melainkan melibatkan perilaku, pikiran, atau
tindakan yang dapat dipelajari oleh siapa saja.
Menurut Keye & Pidgeon (2013) resiliensi didefinisikan
sebagai kemampuan individu memilih untuk pulih dari
peristiwa kehidupan yang menyedihkan dan penuh tantangan,
dengan cara meningkatkan pengetahuan untuk adaptif dan
mengatasi situasi serupa yang merugikan di masa mendatang.
Menurut Meicherbaum (2008) resiliensi adalah proses
interaktif yang melibatkan berbagai karakteristik individu,
keluarga, maupun lingkungan masyarakat yang lebih luas.
Menurut Reivich dan Shatte resiliensi adalah kapasitas untuk
merespon secara sehat dan produktif ketika menghadapi
kesulitan atau trauma, dimana hal itu penting untuk mengelola
tekanan hidup sehari-hari.
Menurut Reivich & Shatte (2002) resiliensi merupakan
kemampuan individu untuk melakukan respon dengan cara
yang sehat dan produktif ketika berhadapan dengan trauma,
dimana hal tersebut mengendalikan tekanan hidup sehari-hari.
Resiliensi menghasilkan dan mempertahankan sikap
positif untuk digali. Individu dengan resiliensi yang baik
memahami bahwa kesalahan bukanlah akhir dari
segalanya. Individu mengambil makna dari kesalahan dan
menggunakan pengetahuan untuk meraih sesuatu yang lebih
tinggi. Individu memfokuskan dirinya dan memecahkan
persoalan dengan bijaksana, sepenuhnya, dan energik.
Berdasarkan beberapa definisi diatas menurut beberapa
ahli dapat dipahami dan disimpulkan bahwa resiliensi adalah
kemampuan untuk bertahan dan menghadapi fase tersulit
dalam kehidupannya, dan kemampuan positif untuk
menghadapi suatu permasalahan ataupun kesulitan dalam
kehidupannya.