Jenis-jenis Kompensasi (skripsi dan tesis)

Menurut Simamora (2006 : 442), kompensasi dibagi menjadi  2 macam yaitu :
1. Kompensasi finansial
Kompensasi langsung dibagi menjadi dua jenis, yaitu langsung dan tidak
langsung.
a. Kompensasi langsung
Menurut Hariandja (2002 : 224) kompensasi langsung adalah
kompensasi yang dikaitkan secara langsung dengan pekerjaan seperti upah
atau gaji, bonus, dan konsumsi. Berikut ini adalah macam-macam
kompensasi langsung:
a) Gaji atau upah
Menurut Hariandja (2002 : 245) gaji adalah balas jasa dalam
bentuk uang yang diterima karyawan sebagai penghargaan dalam
kedudukannya sebagai pegawai yang memberikan sumbangan
pikiran dalam mencapaitujuan organisasi. Sedangkan menurut
Marihot (2002 : 235) mengatakan bahwa gaji adalah pembayaran
tetap yang diterima seseorang secara rutin dalam sebuah organisasi.
Berdasarkan teori kedua ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa gaji
merupakan suatu balas jasa berupa uang, yang diberikan oleh
perusahaan kepada karyawannya tanpa melihat hasil kerja yang
mereka capai. Besarnya gaji itu tetap tidak berubah sesuai dengan
golongan dan besarnya gaji tidak berdasarkan jam kerja dan
diberikan setiap bulan atau mingguan.
b) Insentif
Insentif menurut Hariandja (2002 : 265), insentif adalah bentuk
pembayaran yang dikaitkan langsung dengan gain sharing atau
pembagian keuntungan bagi karyawan karena pningkatan
produktivitas. Sedangkan menurut Simamora (2006 : 509), insentif
adalah tambahan pendapatan seorang karyawan diluar gaji yang
diberikan perusahaan. Pemberian intensif adalah berdasarkan
produktivitas, keuntungan, kehadiran, prestasi, dan efektifitas biaya.
b. Kompensasi Tidak Langsung
Menurut Mathis dan Jackson (2002 : 416) kompensasi tidak langsung
adalah imbalan yang diberikan secara tidak langsung kepada karyawan
sebagai bagian dari keanggotaan organisasi seperti asuransi, jaminan
kesehatan, pembayaran saat tidak bekerja, dan pensiun.
Kompensasi tidak langsung merupakan balas jasa yang diberikan
perusahaan berdasarkan kebijaksanaan perusahaan terhadap semua
karyawannya sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
Kompensasi tidak langsung diberikan dalam bentuk tunjangan seperti
asuransi, tunjangan hari raya, kesehatan, liburan, dan tunjangan lainnya.
2. Kompensasi Non Finansial
Menurut Simamora (2006 : 540) bahwa kompensasi nonfinansial terdiri atas
kepuasan yang diperoleh seorang karyawan dari pekerjaannya dan lingkungan
psikologis dan fisik dimana dia bekerja.