Secara umum menurut (Mcbain, 2007) mengemukakan bahwa terdapat
3 pembagian utama yang dapat mempengaruhi employee engagement,
yaitu:
1. Organisasi
Termasuk di dalamnya adalah budaya organisasi yang
mengutamakan keterbukaan sehingga menimbulkan sikap supportif dan
tercipta komunikasi yang baik antar rekan kerja. Selain itu visi atau
nilai yang dianut seperti keadilan dan kepercayaan juga akan
berdampak positif dan menciptakan employee engagement. Hal-hal
seperti ini akan membuat karyawan merasa didukung oleh pimpinan
dan perusahaan karena tidak ada perasaan atau hal yang ditutup-tutupi.
2. Manajemen dan Kepemimpinan
Employee engagement akan terbentuk secara berproses, waktu
yang dibutuhkan tidak sebentar dan membutuhkan komitmen yang
tinggi terutama bagi pimpinan. Pimpinan perusahaan diharapkan
terampil dalam menerapkan teknik-teknik yang dapat membuka jalan
untuk menciptakan employee engagement yaitu seperti teknik
berkomunikasi dengan karyawan, teknik menyampaikan feedback yang
baik, dan teknik penilaian kinerja.
3. Lingkungan Kerja
Karyawan harus merasa nyaman dengan kondisi lingkungan kerja
apabila ingin menciptakan employee engagement. Beberapa kondisi
yang dianggap nyaman mengenai lingkungan kerja adalah dimana
hubungan antara rekan kerja dapat terjalin dengan baik dalam
perusahaan. Lingkungan kerja yang memberikan kebebasan
pengambilan keputusan oleh karyawan sehingga mereka merasa
berharga di mata perusahaan.
