Tujuan Pengendalian Internal  (skripsi dan tesis)

Menurut Alvin A. Arens, Randal J. Elder, Marks S. Beasley (2014:340-
341) biasanya manajemen memiliki 3 tujuan umum dalam merancang sistem
pengendalian internal yang efektif :
(1) Reliabilitas Pelaporan Keuangan
Manajemen bertanggung jawab untuk menyiapkan laporan bagi para
investor, kreditor dan pemakai lainnya.Manajemen memikul baik
tanggung jawab hukum maupun profesional untuk memastikan bahwa
informasi telah disajikan secara wajar sesuai dengan persyaratan
pelaporan seperti prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum
(GAAP).Tujuan pengendalian internal yang efektif atas pelaporan
keuangan adalah memenuhi tanggung jawab pelaporan keuangan
tersebut.
(2) Efisiensi dan Efektivitas Operasi
Pengendalian dalam perusahaan akan mendorong pemakai sumber
daya secara efisien dan efektif untuk mengoptimalkan sasaran-sasaran
perusahaan.Tujuan yang penting dari pengendalian ini adalah
memperoleh informasi keuangan dan non keuangan yang akurat tentang
operasi perusahaan untuk keperluan pengambilan keputusan.
(3) Ketaatan Pada Hukum dan Peraturan
Section 404 mengharuskan semua perusahaan publik mengeluarkan
laporan tentang keefektifan pelaksanaan pengendalian internal atas
pelaporan keuangan.Selain mematuhi ketentuan hukum dalam section
404, organisasi-organisasi publik, nonpublik, dan nirlaba diwajibkan
menaati berbagai hukum dan peraturan.Beberapa hanya berhubungan
secara tidak langsung dalam akuntansi, seperti UU perlindungan
lingkungan dan hak sipil, sementara yang lainnya berkaitan erat dengan
akuntansi, seperti peraturan pajak penghasilan dan kecurangan.