Teori Keputusan (skripsi dan tesis)

Teori Keputusan berasal dari teori kemungkinan yang merupakan
konsekuensi dari beberapa keputusan yang telah dievaluasi. Teori keputusan ini
digunakan untuk beberapa macam ilmu bidang study, terutama bidang ekonomi.
Dua metode dari teori keputusan yang terkenal adalah teori keputusan normative,
dan teori keputusan deskriptif, Teori Keputusan Normatif dicapai berdasarkan
alasan yang rasional, atau biasa disebut dengan alasan yang masuk akal (Teori
Logika), sedangkan Teori Keputusan Deskriptif dicapai berdasarkan empiric atau
berdasarkan hasil pengamatan, percobaan dan biasanya dikuatkan dengan statistik
(id.wikipedia.org).
Menurut Prof. Salusu (2004) dalam Feriyanto (2015) mengatakan bahwa
pengambilan keputusan adalah proses pengambilan alternative-alternatif
bagaimana cara bertindak dengan metode efisien sesuai dengan situasi.
Accounting Principles Board menyatakan bahwa fungsi akuntansi adalah
menyediakan informasi kuantitatif, yang terutama bersifat keuangan, tentang
semua usaha ekonomi yang dimaksud agar beguna dalam pengambilan keputusan
ekonomi. FASB mengatakan bahwa peran pelaporan keuangan dalam
perekonomian adalah untuk menyediakan informasi yang berguna dalam
pengambilan keputusan bisnis dan ekonomi. Dalam mempelajari keputusan yang
diambil, serta dampak keputusan pada penyediaan informasi, para ahli teori
akuntansi menganut suatu strategi yang terdiri dari dua pembagian, yang pertama
adalah yang menyatakan bagaimana orang lain seharusnya mengambil keputusan,
berarti ini adalah pendekatan normatif, dan yang kedua adalah yang menyatakan
bagaimana orang sebenarnya mengambil keputusan, yang berarti pendekatan
Positif.