Pengaruh Perputaran Modal kerja terhadap Profitabilitas (skripsi dan tesis)

Perputaran modal kerja atau working capital turn over merupakan
salah satu rasio untuk mengukur atau menilai keefektifan modal kerja
perusahaan selama periode tertentu. Modal kerja diperlukan oleh
perusahaan untuk membiayai aktivitas perusahaan. Modal kerja selalu
dalam keadaan berputar atau beroperasi dalam perusahaan selama
perusahaan yang bersangkutan dalam keadaan usaha. Periode perputaran
modal kerja (working capital turnorver period) dimulai saat kas
diinvestasikan dalam komponen modal kerja sampai saat di mana kas
kembali lagi menjadi kas. Makin pendek periode tersebut berarti makin
cepat perputarannya atau makin tinggi tingkat perputarannya (Soetama,
dkk (2014)
Pengelolaan modal kerja yang efektif dapat meningkatkan
profitabilitas perusahaan, modal kerja dan aktiva perusahaan sangat
berperan dalam kinerja perusahaan, sehingga dibutuhkan pemikiran yang
matang dalam memutuskan untuk berinvestasi dalam modal kerja
perusahaan.
Perputaran modal kerja merupakan alat untuk mengukur
keefektifan pendayagunaan modal kerja untuk melaksanakan kegiatan
perusahaan dan menunjukkan banyaknya penjualan yang dapat diperoleh
perusahaan untuk tiap rupiah modal kerja (Riyanto, 2008 dalam Fayani,
dkk, 2013)
Menurut Bramasto, (2007) dalam Desliana (2015) modal kerja
mempengaruhi tinggi rendahnya profitabilitas. Setiap perusahaan dalam
operasionalnya membutuhkan modal karena modal berpengaruh terhadap
perusahaan untuk mencapai tujuannya, sehingga profitabilitas tinggi sangat
mendukung operasional perusahaan secara maksimal. Berdasarkan hasil
Penelitian yang dilakukan oleh Prakoso, dkk (2016) menunjukkan bahwa
Perputaran modal kerja berpengaruh secara signifikam terhadap
Profitabilitas.