Teori Portofolio. (skripsi dan tesis)

Return realisasi dari return ekspektasian dari portofolio merupakan rata-rata tertimbang return dari return-return seluruh sekuritas tunggal. Akan tetapi, resiko portofolio tidak harus sama dengan rata-rata tertimbang resiko-resiko dari seluruh sekuritas tunggal. Resiko portofolio bahkan dapat lebih kecil resiko dari rata-rata tertimbang resiko masing-masing sekuritas tunggal (Jogiyanto, 2015 : 253). Teori portofolio (portofolio theory) menyatukan bahwa resiko dan pengambilan keputusan keduanya harus dipertimbangkan dengan asumsi tersedia kerangka formal untuk mengukur keduanya dalam pembentukan portofolio. Tujuan dari pembentukan suatu portofolio saham adalah bagaimana dengan resiko yang minimal mendapatkan keuntungan tertentu, atau dengan resiko tertentu untuk memperoleh keuntungan investasi yang maksimal. Pengujian hipotesis terhadap relevansi nilai laba dipasar modal secara umum berfokus pada sekuritas secara individu ataupun secara pengelompokan menjadi portofolio. Dalam pembentukan portofolio, investor selalu ingin memaksimalkan return harapan dengan tingkat nilai resiko tertentu yang ditanggungnya, atau mencari portofolio yang menawarkan resiko terendah dengan tingkat return tertentu. Karakteristik portofolio seperti ini disebut sebagai portofolio yang efisien. Dimana investor akan dihadapkan dengan dua pilihan investasi memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh setiap emiten dan juga peningkatan harga yang melonjak tajam.