Teori efisiensi pasar atau Efficient Market Hypothesis (EMH) menyatakan bahwa pasar modal itu merupakan fair game dan informasi tidak dapat digunakan untuk memperoleh keuntungan (Ambarwati, 2008). Dasar teori ini adalah investor bersifat rasional, pasar efisien, dan random walk. Menurut Tandelilin (2010 : 219-221), Hipotesis Pasar yang efisien adalah pada pasar efisien harga sekuritas terevaluasi dengan cepat oleh informasi penting yang berkaitan dengan sekuritas tersebut. Hal konsep dari teori pasar modal efisien yang lebih ditekankan pada aspek informasi, artinya pasar yang efisien adalah pasar dimana harga semua sekuritas yang diperdagangkan telah mencerminkan semua informasi yang tersedia. Konsep pasar efisien menyiratkan adanya suatu proses penyesuaian harga sekuritas menuju harga keseimbangan yang baru, sebagai respons atas informasi baru yang masuk kepasar. Teori efisiensi pasar juga merupakan salah satu dasar dari keberadaan akuntansi yaitu adanya asimetri informasi. Pelaku pasar yang mengetahui informasi yang lebih banyak daripada yang lain akan menimbulkan tekanan bagi yang lain untuk mendapatkan informasi yang lebih baik sehingga terhindar dari kerugian. Investor diharapkan mengetahui informasi-informasi yang akan memengaruhi investasinya, sehingga dapat memprediksi berbagai kemungkinan yang timbul dan menentukan keputusan yang harus dilakukan dan diambilnya.
