Leverage (skripsi dan tesis)

Menurut (Agustia, 2013 dalam Dimas Adriansyah, dkk, 2018), perusahaan yang mempunyai leverage yang tinggi, berarti proporsi hutangnya lebih tinggi dibandingkan dengan proporsi asetnya. Hal ini menyebabkan perusahaan tersebut akan cenderung melakukan manipulasi dalam bentuk manajamen laba. Sedangkan menurut ( Kosasih dan Widayati, 2013 dalam Dian Agustia, 2013), leverage yang semakin tinggi memiliki arti bahwa perusahaan memiliki hutang yang lebih besar daripada asetnya, sehingga ada pihak eksternal lainnya yaitu kreditor yang turut mengawasi pelaporan keuangan perusahaan. Dengan bertambahnya pihak eksternal yang turut ikut mengawasi, membuat pengawasan semakin ketat sehingga fleksibelitas manajemen untuk melakukan manajemen laba semakin berkurang. Leverage adalah hutang yang digunakan oleh perusahaan untuk membiayai asetnya dalam rangka menjalankan aktivitas operasionalnya. Semakin besar hutang perusahaan maka semakin besar pula resiko yang dihadapi pemilik sehingga pemilik akan meminta tingkat keuntungan yang semakin tinggi agar perusahaan tersebut tidak terancam di likuidasi. Jika suatu perusahaan terancam di likuidasi maka yang dapat dilakukan adalah manajemen laba. Semakin besar rasio leverage menunjukkan semakin besar tingkat ketergantungan perusahaan terhadap pihak eksternal (kreditur) dan semakin besar pula beban biaya hutang (biaya bunga) yang harus dibayar oleh perusahaan. Dengan semakin meningkatnya rasio leverage (dimana beban hutang juga semakin besar) maka hal tersebut berdampak terhadap profitablitas yang diperoleh perusahaan, karena sebagian digunakan untuk membayar bunga pinjaman. Rasio leverage menggambarkan sumber dana operasi yang digunakan oleh perusahaan. Rasio leverage juga menunjukkan risiko yang dihadapi perusahaan. Semakin besar risiko yang dihadapi oleh perusahaan maka ketidakpastian untuk menghasilkan laba di masa depan juga akan makin meningkat. (Foster, 1986 dalam Dian Agustia, 2013) mengungkapkan bahwa terdapat hubungan antara rasio leverage dengan return perusahaan. Artinya hutang dapat digunakan untuk memprediksi keuntungan yang kemungkinan bisa diperoleh bagi investor jika berinvestasi pada suatu perusahaan.