Kualitas Laba (skripsi dan tesis)

Menurut Suwardjono (2014) dalam kaitannya dengan investor, laba
dalam laporan keuangan sering digunakan oleh manajemen untuk menarik
minat investor dengan harapan akan mampu mempengaruhi keputusan akhir
investor terkait dengan investasi. Laba kemudian menjadi objek yang sangat
rentan akan praktik-praktik manajemen laba (earning management), yang pada
akhirnya akan berdampak pada kualitas dari laba yang dilaporkan. Manajemen
laba sebenarnya adalah hal yang wajar dilakukan di setiap perusahaan, bisa
dipastikan setiap perusahaan pasti melakukan manajemen laba. Tetapi, seiring
dengan terjadinya kecurangan-kecurangan dalam pelaporan keuangan,
manajemen laba menjadi bermakna negatif.
Oleh karena itu kualitas laba atau kualitas laporan keuangan pada
umumnya, adalah penting bagi mereka yang menggunakan laporan keuangan
untuk tujuan kontrak dan pengambilan keputusan investasi, sehingga laba yang
dilaporkan dapat mencerminkan informasi sebenarnya mengenai kinerja
manajemen, dan tidak menyesatkan pihak pengguna laporan keuangan.
Luasnya pengertian mengenai laba yang berkualitas membuat definisi
dari laba yang berkualitas atau kualitas laba menjadi beraneka ragam. Definisi
kualitas laba secara umum oleh para ahli adalah bagaimana komponenkomponen pada laba (earnings) dapat memberikan informasi yang representatif
dan relevan bagi para pengambil keputusan dalam membuat keputusan yang
tepat di masa yang akan datang (Sloan, 1996). Artinya laba akuntansi yang
berkualitas adalah laba yang dapat mencerminkan kinerja keuangan perusahaan
yang sesungguhnya.
Tujuan akuntansi adalah menyediakan informasi keuangan yang
berguna bagi para pemakai untuk pengambilan keputusan. Mengacu pada
Statement of Financial Accounting Concepts (SFAC) nomor 2 mengenai
karakteristik kualitatif laporan keuangan [3], bahwa suatu informasi dapat
berguna untuk pengambilan keputusan apabila informasi tersebut bersifat
relevan dan dapat diandalkan. Informasi dikatakan relevan apabila mempunyai
nilai prediksi dan disajikan tepat waktu. Sedangkan informasi dapat diandalkan
apabila disajikan secara netral atau tidak memihak kepada salah satu pemakai,
dapat diuji kebenarannya dan penyajiannya jujur