Keinformatifan Laba (Earnings Informativeness) (skripsi dan tesis)

Salah satu pengukur dari keinformatifan laba adalah earning
response coefficient bisa disebut juga dengan koefisien respon laba. ERC
mengukur seberapa besar kandungan informasi dalam laba dalam
mengidentifikasi hubungan antara laba dan harga saham. Penelitian awal
mengenai hubungan informasi laba akuntansi dan harga saham dilakukan
oleh Ball dan Brown (1968) yang menunjukkan bahwa laba akuntansi yang
diumumkan pada laporan keuangan berguna bagi para investor atau pihak
lain yang memiliki kandungan informasi. Pengertian ERC sendiri menurut
Cho dan Jung (1991) didefinisikan sebagai efek setiap dolar unexpected
earnings terhadap return saham dengan diukur menggunakan slopa
koefisien dalam regresi abnormal return saham dan unexpected earnings.