Arus kas merupakan aliran kas masuk dan aliran keluar serta sumber dan pemakaian kas dalam suatu perusahaan pada periode tertentu. Menurut PSAK No. 2 paragraf 05 (IAI, 2012) arus kas adalah arus masuk kas dan arus keluar kas atau setara kas. Salah satu kegunaan informasi arus kas menurut PSAK No. 2 paragraf 03 (IAI, 2012) adalah meningkatkan daya banding kinerja operasi berbagai perusahaan karena dapat meniadakan pengaruh penggunaan perlakuan akuntansi yang berbeda terhadap transaksi dan peristiwa yang sama. Kemampuan arus kas untuk meningkatkan daya banding pelaporan kinerja operasi ini merupakan salah satu alasan digunakannya arus kas sebagai sumber informasi oleh investor selain informasi laba. Sesungguhnya, nilai yang terkandung di dalam arus kas pada suatu periode mencerminkan nilai laba dalam metode kas (Barus dan Rica, 2014). Data arus kas merupakan indikator keuangan yang lebih baik dibandingkan dengan akuntansi karena arus kas relatif lebih sulit untuk dimanipulasi. Manipulasi akuntansi biasanya dilakukan melalui penggunaan metode akuntansi yang berbeda untuk transaksi yang sama dengan tujuan untuk menampilkan laba yang diinginkan (Fanani, 2010). Dapat disimpulkan bahwa arus kas merupakan aliran kas/setara kas masuk dan aliran kas/ setara kas keluar dalam suatu perusahaan dalam periode tertentu. Aliran kas digunakan sebagai sumber informasi oleh investor dikarenakan kemampuan arus kas yang dapat meningkatkan daya banding pelaporan kinerja operasi suatu perusahaan.
