Menurut Sloan (1996) persistensi laba merupakan suatu ukuran yang menjelaskan kemampuan perusahaan untuk mempertahankan jumlah laba yang diperoleh saat ini sampai satu periode masa depan. Persistensi laba diukur menggunakan koefisien regresi (γ 1 ) antara laba akuntansi sebelum pajak satu perioda masa depan dengan laba akuntansi sebelum pajak perioda sekarang (Wijayanti, 2006). Laba akuntansi dianggap semakin persisten, jika koefisien variasinya semakin kecil.
