Pengaruh Persistensi Laba terhadap Kualitas Laba (skripsi dan tesis)

Persistensi laba menurut Scott (2003) adalah revisi laba yang diharapkan dimasa depan yang diimplikasikan oleh inovasi laba sehingga persistensi laba dilihat dari inovasi laba tahun berjalan yang dihubungkan dengan perubahan harga saham. Persistensi merupakan cermin kualitas laba yang diperoleh perusahaan karena perusahaan dapat mempertahankan perolehan laba tersebut dari waktu ke waktu dan bukan hanya karena suatu peristiwa tertentu, seperti penjualan aset, penjualan merek dagang, dan kegiatan non operasional lainnya. Perusahaan yang mampu mempertahankan labanya dari tahun ke tahun lebih membuat para investor tertarik, karena menurut investor perusahaan ini mampu menjaga kondisi perusahaan untuk tetap stabil. Semakin tinggi persistensi laba maka koefisien respon laba akan meningkat. Hal ini mengindikasikan bahwa laba perusahaan berkualitas. Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian Jang, dkk (2007) dan Ambarwati (2008) yang menyatakan bahwa persistensi laba berpengaruh positif terhadap kualitas laba.