Hubungan Prediktabilitas Laba Terhadap Kinerja Perusahaan (skripsi dan tesis)

Informasi laba merupakan informasi yang sering digunakan oleh pengguna laporan keuangan. Unsur yang sering sering digunakan oleh investor untuk mengukur kinerja perusahaan adalah laba, laba digunakan investor untuk pengambilan keputusan investasi dan memprediksi pengembalian investasinya di masa mendatang. Informasi laba yang dilaporkan perusahaan memiliki kemampuan untuk memprediksi laba di masa mendatang, akan lebih diperhatikan investor dan dapat digunakan investor dalam pengambilan keputusan investasi (Margaretta, 2006:4). Laba yang digunakan untuk mengambil keputusan seharusnya memiliki kualitas laba dari laba yang dilaporkan saat ini agar berguna bagi hasil keputusan di masa mendatang. Laba yang berkualitas tinggi apabila laba tersebut dapat digunakan untuk membuat keputusan oleh pengguna laporan keuangan dalam memprediksi harga dan return saham di masa mendatang (Bernard dan Stober, 1998 dalam Siallagan dan Machfoedz, 2006:7). Jika laba yang dilaporkan berkualitas dan tidak ada unsur manajemen laba, maka investor akan menanamkan modalnya ke perusahaan karena investor lebih percaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang tidak ada unsur manajemen laba. Perusahaan yang tidak menerapkan praktik manajemen laba, akan memudahkan investor dalam memprediksi laba atau return dari modal yang ditanamkan karena informasi laba yang dijadikan dasar keputusan investasi merupakan informasi laba yang berkualitas. Informasi laba yang berkualitas akan mempengaruhi kinerja perusahaan karena lebih banyak investor yang menyukai laba yang dilaporkan memiliki kualitas laba dalam keputusan investasinya. Investor lebih tertarik dengan laba yang berkualitas yang bisa memprediksi return dari investasi yang dilakukan, sehingga respon terhadap laba yang berkualitas akan meningkatkan kinerja perusahaan pada masa mendatang karena banyak investor yang memperhatikan dan percaya terhadap kualitas laba yang dilaporkan perusahaan maka lebih banyak investor yang akan berinvestasi pada perusahaan tersebut. Hal tersebut dapat membantu perusahaan mendapatkan tambahan modal sehingga perusahaan dapat meningkatkan kinerja operasionalnya, dari kinerja internal yang meningkat maka kinerja perusahaan dilihat dari sisi pihak eksternal juga akan baik. Nilai kualitas laba perusahaan yang rendah mengakibatkan menurunnya kinerja perusahaan (Huang dkk, 2009 dalam Mahmud dkk, 2009:6). Kualitas laba dan kinerja perusahaan memiliki hubungan yang positif di masa yang akan datang (Chan et al, 2006 dalam Mahmud dkk, 2009:6)