Citra perusahaan merupakan sebuah umpan balik dari orang-orang atau pasar mengenai kredibilitas dan identitas sebuah yang didapat oleh perusahaan, Greenberg (2010:192). Sedangkan menurut El, S. dkk. (2013:177) menyatakan bahwa citra perusahaan terdiri dari dua komponen utama, yaitu fungsional seperti karakteristik nyata yang dapat di ukur dan dapat dievaluasi dengan mudah, dan emosional seperti perasaan, sikap dan keyakinan seseorang terhadap perusahaan. Menurut Greenberg (2010:189) menerangkan bahwa citra perusahaan adalah respon konsumen terhadap total penawaran dan dapat dianggap sebagai jumlah dari keyakinan, ide-ide dan gambaran masyarakat mengenai perusahaan, hal ini sering dikaitkan dengan kualitas yang dirasakan dari produk atau layanan. Jadi citra perusahaan dari teori-teori di atas penulis menarik kesimpulan bahwa citra perusahaan merupakan hal yang paling penting bagi perusahaan untuk dapat menjalankan kegiatan usaha karena berkaitan dengan harapan dan keyakinan konsumen
