Brand equity merupakan asset yang dapat memberikan nilai tersendiri di mata pelanggan atau konsumennya. Brand equity dapat mempengaruhi rasa percaya diri konsumen dalam pengembilan keputusan pembelilan atas dasar pengalaman masa lalu dalam penggunaan atau kedekatan, asosiasi, dengan berbagai karakteristik brand. Menurut Sitinjak (2012:6), di samping memberikan nilai bagi konsumen, brand equity juga memberikan nilai bagi perusahaan dalam bentuk : 1. Brand equity yang kuat dapat mempertimggi keberhasilan program dalam memikat konsumen baru atau merangkul konsumen lama. Promosi yang dilakukan akan lebih efektif jika brand dikenal. Brand equity yang kuat dapat menghilangkan keraguan konsumen terhadap kualitas brand, karena brand diciptakan di dalam benak sehingga merek yang sesuai harus dapat mengkomunikasikan kualitas dari suatu produk. 2. Empat dimensi brand equity : brand awareness, brand association, perceived quality, dan aset merek lainnya, dapat mempengaruhi alasan pembelian, bahkan seandainya brand awareness, brand association, dan perceived quality tidak begitu berpengaruh dalam proses pemilihan brand, namun ketiganya tetap dapat mengurangi keinginan ransangan konsumen untuk mencoba merek-merek lain. 3. Brand association juga sangat penting sebagai dasar positioning maupun strategi perluasan produk. Suatu analisis terhadap portpolio brand sangat diperlukan untuk mengetahui efektifitas dari perluasan brand yang telah dilakukan. 4. Brand loyalty yang telah diperkuat merupakan hal penting dalam merespon inovasi yang dilakukan para pesaing. Brand loyalty adalah salah satu kategori yang dipengaruhi oleh brand awareness. Nama brand dapat memberikan kesan bahwa produk dibuat dengan baik (perceived quality), diyakinkan oleh asosiasi dan loyalitas (seorang konsumen yang loyal tidak akan menyukai produk yang kualitasnya rendah). 5. Brand equity yang kuat memungkinkan perusahaan memperoleh margin yang lebih tinggi dengan saluran distribusi, toko, supermarket, dan tempat-tempat penjualan lainnya tidak akan ragu-ragu untuk menerima suatu produk dengan brand equity yang kuat. Selain itu, akan memudahkan para pedagang untuk menjual produk tersebut dan saluran distribusi dapat berkembang sehingga semakin banyak tempat penjualan maka akan semakin memperbesar kemungkinan peningkatan volume penjualan. 6. Aset-aset lainnya dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan dengan memanfaatkan celah-celah yang tidak dimiliki oleh pesaing. Biasanya bila dimensi utama dari brand equity yaitu brand awareness, brand association, perceived quality, dan brand loyalty sudah sangat kuat secara otomatis aset brand equity lainnya akan kuat. 7. Dengan memiliki brand equity yang kuat perusahaan dapat mengembangkan suatu produk baru dengan merek yang sama dan menjadi suatu kemudahan bagi perusahaan dalam perluasan lini mereknya karena kredibilitas dari merek yang terdahulu.
