Fungsi promosi penjualan kini telah mengalami perubahan yang signifikan. Promosi penjualan kini lebih diperhitungkan dibandingkan perperiklananan.Anggaran promosi, terutama dalam pasar konsumen, lebih besar dari pada anggaran perperiklananan. Beberapa alasan bergesernya jumlah anggaran dari periklananan ke promosi penjualan dapat disebutkan sebagai berikut (Machfoedz, 2010): 1. Pertanggung jawaban menejerial. Fokus jangka pendek menuntut penyesuaian kinerja dan evaluasi dalam jangka waktu yang lebih singkat. Hal ini menurut manajer pemasaran untuk mempertanggung jawabkan biaya komunikasi yang dikeluarkan.Hasil aktivitas promosi penjualan lebih mudah ditetapkan adan dipahami dari pada penetapan dan pemahaman perperiklananan. 2. Kinerja merek Kemajuan tekhnologi dewasa ini memungkinkan pengecer untuk mengikuti kinerja mereka secara lebih efektif. Ini berarti bahawa perusahaan dapat diminta untuk melakukan aktivitas promosi dalam toko dengan biaya yang lebih rendah dari pada biaya promosi melalui media massa, barcode scanner, alat elektronik pemeriksa isi rak pajangan yang dapat dioperasikan secara manual, dan sistem stok berbnasis komputer, dapat memudahkan pengecekan barang dalam sediakan. 3. Perluasan merek Berbagai merek produk yang dipajang di rak toko dan supermarket memberi alternatif yang luas pada konsumen untuk menentukan pilihan yang sesuai dengan keinginan mereka. Banyaknya pilihan merek yang tersedia menimbulkan keraguan sementara konsumen tentang kualitas produk. Hal ini mengurangi kenyamanan berbelanja. Perbedaan pendapat menyebabkan kekurang nyamanan berbelanja ini dapat diatasi dengan penerapan promosi penjualan. Promosi menjadikan pengambilan keputusan lebih mudah bagi konsumen.
