Merek Brand (skripsi dan tesis)

berasal dari “brandr” yang berarti “to burn” mengacu pada merek. Tjiptono (2005: 45) dalam bukunya menjelaskan bahwa terdapat tanda cap khusus untuk menandai hewan ternak sang pemilik dan sebagai pembeda dengan hewan ternak milik orang lain. tanda atau cap tersebut guna mempermudah pembeli ternak dalam memilih ternak berkualitas. Sedangkan menurut Kotler (2009: 332) menjelaskan bahwa brand merupakan simbol, nama, rancangan, istilah, atau kombinasi beberapa hal tersebut guna mengidentifikasi jasa atau barang dari penjual dan sebagai pembeda dari pesaing. Tjiptono (2005) menerangkan merek tidak hanya mengandung jaminan kualitas, tetapi di dalamnya juga mencakup enam hal yaitu: 1 Atribut Merek mengandung beberapa atribut tertentu, misalnya gengsi, nilai jual, kualitas, desain dan lain sebagainya. Contohnya, mobil BMW adalah merek/produk mobil yang selalu menjaga keamanan, berkualitas tinggi, berharga jual mahal dan bergengsi. 2 Manfaat Merek mengandung manfaat emosional dan fungsional. Sebagai contoh, barang mahal diartikan sebagai manfaat emosional, dengan mengendarai Mercedes Benz, pengendara akan merasa dihargai dan dianggap penting. 3 Nilai Merek mengandung suatu nilai bagi produsennya. Misalnya, Mercedes adalah produk yang bergengsi, aman, berkinerja tinggi dan sebagainya. Maka produsen mobil Marcedes mendapatkan penilaian tinggi juga oleh masyarakat. 4 Budaya Merek melambangkan suatu budaya. Contohnya Honda memiliki budaya jepang. Artinya cara kerja efisien, menghasilkan produk berkualitas tinggi dan terorganisasi. 5 Kepribadian Merek menyiratkan kepribadian. Jika menggunakan merek tertentu, diharapkan kepribadian sang pengguna juga tercermin bersama merek yang ia gunakan. 6 Pemakai Merek mencerminkan jenis konsumen yang menggunakan atau membeli produk. Misalnya, menggunakan produk Reebok menggambarkan orang sporty.