Hofstede (1991) melihat budaya sebagai penggabungan pola pemikiran, perasaan, dan tindakan yang dipelajari oleh individual biasanya ketika anak-anak dan menjadi bagian tidak sadar dari individual dan membentuk individu bereaksi terhadap situasi tertentu. Budaya adalah perilaku yang dipelajari dan diperoleh dari respon manusia terhadap lingkungan. Jadi ketika diperoleh maka menjadi suatu kondisi respon manusia terhadap lingkungannya dan dengan demikian budaya mempengaruhi seluruh sistem dan proses di negara, daerah, dan kelompok masyarakat tersebut, termasuk sistem akuntansi (Verma dan Gray, 1997). Budaya organisasi merujuk kepada suatu sistem pengertian bersama yang dipegang oleh anggota – anggota suatu organisasi, yang membedakan organisasi tersebut dari organisasi lainnya (Robbins, 2002:279).
