Material Handling (Penanganan Material) (skripsi dan tesis)

Penanganan material berhubungan dengan setiap aspek gerakan atau
aliran bahan baku, barang setengah jadi, dan barang jadi dalam pabrik atau
gudang. Tujuan penanganan material adalah :
1. Menyederhanakan dan menghapus sistem penanganan apapun yang
memungkinkan.
2. Meminimalkan jarak tempuh.
3. Meminimalkan barang setengah jadi.
4. Menyediakan aliran bebas yang serentak dari bottleneck.
5. Meminimalkan kerugian akibat pembuangan, kerusakan dan pencurian.
6. Meminimalisasi biaya penanganan material dengan analisa aliran
material yang cermat.
Penanganan material terjadi pada semua siklus proses manufaktur
produk, baik itu sebelum maupun sesudah proses produksi. Bahan baku juga
biasanya bergerak dari bentuk aslinya sampai pada suatu bentuk tertentu
sebelum akhirnya dapat diolah pabrik. Setelah selesai diproduksi, produk
dipindahkan/ didistribusikan pada berbagai pemakai. Setelah suatu produk
selesai masa pakainya, produk ini harus dibuang/didaur ulang. Untuk proses
pembuangan ini, perlu dilakukan satu atau lebih perpindahan sebelum material
tersebut benar-benar dibuang, tapi untuk proses daur ulang, terjadi kembali
perpindahan ke kegiatan utama yang bertujuan untuk proses perbaikan ke sifatsifat semula, proses inilah yang disebut sebagai perputaran penanganan
perpindahan material.