Pentingnya Whistleblowing (skripsi dan tesis)

Whistleblowing tentu saja memiliki peran di dalam suatu organisasi atau perusahaan. Hal pertama yang harus dipahami yaitu perusahaan atau organisasi dapat menanggung cost yang besar jika suatu tindakan kecurangan terjadi di dalam perusahaan atau organisasi (Near & Miceli, 2016). Cost yang harus ditanggung oleh perusahaan atau organisasi pun dapat berupa baik finansial seperti kehilangan asset dan lain-lain dan juga dapat berupa cost reputasional seperti penarikan produk, tuntutan hukum, dan lain-lain (Near & Miceli, 2016). Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa whistleblowing diharapkan dapat menekan tingkat tindakan kecurangan yang terjadi di dalam suatu organisasi sehingga dampak lebih jauh yaitu dapat menekan atau menghindarkan organisasi atau perusahaan dari kerugiankerugian yang timbul akibat tindakan kecurangan (Near & Miceli, 2016). Semendawai dkk. (2011) menyebut bahwa whistleblowing memiliki peran penting tidak hanya untuk menjaga kesehatan perusahaan atau organisasi saja, tetapi lebih jauh lagi yaitu bagi kondisi perekonomian nasional. Hal ini dikarenakan efek yang timbul dari suatu tindakan kecurangan memiliki dampak yang bersifat multidimensional. Skandal keuangan tidak hanya akan membuat perusahaan bangkrut tetapi investor yang lari akan menggoyahkan pasar modal di suatu negara terdampak dan juga kebangkrutan perusahaan akan menyumbang pada kenaikan tingkat pengangguran di suatu negara (Semendawai dkk., 2011). Dari uraian tersebut terlihat jelas bahwa whistleblowing juga memiliki peran penting untuk menjaga kondisi perekonomian nasional suatu negara