Pengaruh Kontrol Perilaku Persepsian terhadap Niat Melakukan Tindakan Whistleblowing (skripsi dan tesis)

TPB menyebut faktor ketiga yang mempengaruhi niat seseorang untuk melakukan sesuatu yaitu Kontrol Perilaku Persepsian (Perceived Behavioral Control). Daxini dkk. (2019) berpendapat bahwa kontrol perilaku persepsian 33 merupakan persepsi individu atas kemudahan atau kesulitan bagi dirinya untuk melakukan suatu tindakan dan juga terkait dengan kondisi yang memfasilitasi (facilitating condition) seseorang tersebut untuk melakukan suatu tindakan atau yang biasa disebut sebagai situational constraint. Variabel ini merupakan variabel pembeda model TPB dengan model sebelumnya yaitu TRA (Ajzen, 1991). Ajzen (1991) menyebut bahwa niat seseorang untuk melakukan sesuatu tidak hanya bergantung pada aspek motivasional semata, tetapi juga bergantung pada aspek kontrol aktual seseorang atas suatu tindakan. Wujud kontrol aktual seseorang atas suatu tindakan tersebut misalnya saja kesempatan dan sumber daya yang dimiliki seseorang untuk melakukan suatu tindakan. Semakin tinggi persepsi yang dimiliki seseorang atas kontrol terhadap perilakunya maka semakin tinggi pula niat seseorang untuk melakukan suatu tindakan (Ajzen, 1991; Daxini dkk., 2019) Pendapat dari Ajzen (1991) dan Daxini dkk. (2019) tersebut sejalan dengan hasil penelitan yang dilakukan oleh Judge dkk. (2019), Cheng & Chu (2014), dan Solikhah (2014). Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan hasil bahwa variabel kontrol perilaku persepsian atau Perceived Behavioral Control memiliki pengaruh positif signifikan terhadap niat atau intensi seseorang untuk melakukan suatu tindakan.