Pengaruh Efikasi Diri terhadap Niat untuk Melakukan Tindakan Whistleblowing (skripsi dan tesis)

SCT menyebut faktor pertama yang mempengaruhi niat seseorang untuk melakukan suatu hal yaitu efikasi diri. Efikasi diri dapat diartikan sebagai suatu kepercayaan (belief) individu tentang kapasitas yang dimiliki dirinya untuk menyelesaikan misi suatu pekerjaan tertentu (Eizen & Desivilya, 2005). Seseorang yang memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi bahwa dia dapat menyelesaikan pekerjaannya secara sukses akan mengembangkan usahanya dan terus melanjutkan pekerjaannya walaupun dia sedang menghadapi kesulitan sehingga ketika efikasi diri seseorang tinggi maka semakin tinggi pula niat seseorang untuk melakukan suatu tindakan (Eizen & Desivilya, 2005). Pendapat di atas sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Hidayati dkk. (2016) dan (Cheng & Chu, 2014). Hasil dua penelitian tersebut menunjukkan bahwa efikasi diri atau self-efficacy memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap niat seseorang untuk melakukan suatu tindakan