Relgiusitas (skripsi dan tesis)

a. Pengertian religiusitas Religiusitas merupakan sebuah keyakinan terhadap Tuhan yang Maha Esa berupa ajaran kebaikan dan kewajiban kewajiban yang berkaitan dengan keyakinan itu sendiri Poerwodarmito (1994) dalam Anwar et al(2019). Religusitas merupakan sebuah pendalaman yang ditunjukan dengan melaksanakan perintah ibadah dalam kehidupan sehari hari. Religiusitas adalah tingkatan sejauh mana pengetahuan, kekuatan mengenai keyakinan, tingkat konsistensi pelaksanaan ibadah, dan tingkatan dalam hal pendalaman mengenai agama yang dianutnya Nashori dan Mucchram (2002) dalam Azizah (2017) Pengertian lain mengenai religiusitas dalam perspektif islam diartikan sebagai aktivitas dalam bidang ekonomi, social, politik, atau kegiatan lain yang ditujukan dalam rangka beribadah kepada Allah (Ancok &Suroso, 2001).  Berdasarkan pengertian pengertian diatas mengenai religiusitas dapat disimpulkan religiusitas merupakan sebuah aktivitas yang menunjukan sejauh mana individu memahami dan mengamalkan dalam perbuatan mengenai ajaran yang ada dalam kepercayaannya. Religiusitas telah dipelajari didalam berbagai bidang salah satunya yaitu bidang kewirausahaan. Kewirausahaan merupakan salah satu visi mulia dalam ekonomi islam, sehingga sangat dimungkinkan intensi kewirausahaan dapat dipengaruhi oleh religiusitas. b. Faktor faktor yang mempengaruhi religiusitas Faktor lain yang dapat mempengaruhi religiusitas menurut pendapat Thoules dalam (Herweni, 2019) diantaranya yaitu : 1) Pengaruh pendidikan atau pengajaran serta factor social yang melingkupi perkembangan sikap keagamaan 2) Pengalaman yang dilewati oleh individu seperti keindahan, keselarasan, dan kebaikan dunia, serta pengalaman emosional 3) Faktor yang timbul dari berbagai kebutuhan 4) Proses pemikiran individu c. Dimensi Religiusitas Dimensi mengenai religiusitas menurut Glock dan Strack (1966) dalam Azizah (2020) terdapat beberapa dimensi religiusitas diantaranya yaitu : 1) Dimensi keyakinan, yaitu tingkatan mengenai sejauh mana individu memegang teguh dan mengakui segala kebenaran kebenaran yang ada dalam pandangan agama. Dimensi ini mempertahankan sebuah 21 kepercayaan mengenai bagaimana penganut taat terhadap kepercayaan yang dianut. 2) Dimensi praktik religiusitas, yaitu tingkatan sejauh mana individu dalam melakukan ritual agamnya untuk menunjukan komitmen terhadap religusitas yang dianutnya yang diaplikasikan melalui ritual dan ketaatan 3) Dimensi penghayatan, menitikberatkan fakta bahwa semua religiusitas mengandung pengharapan pengharapan tertentu. Dimensi ini memberikan pandangan mengenai kepercayaan bahwa Allah akan mengabulkan doa doa dan memberi rezeki kepada umatnya. 4) Dimensi pengetahuan, dimensi ini mmemberikan pandangan mengenai sejumlah pengetahuan dasa dasar, keyakinan, ritual, dan kitab yang dianutnya. 5) Dimensi pengalaman, yaitu tingkatan sejauh mana individu dalam melakukan aktivitas yang dapat mempengaruhi perilaku dalam menjalani kehidupan sosial.