Kriteria Rumah Sehat (skripsi dan tesis)

Adapun ketentuan persyaratan kesehatan rumah tinggal menurut Kemenkes No.829/Menkes/SK/VII/1999 sebagai berikut: a. Bahan bangunan: bahan-bahan yang digunakan aman untuk kesehatan, debu total kurang dari 150 μg/m2 , asbestos kurang dari 0,5 serat/m3 , plumbum (Pb) kurang dari 300 mg/kg bahan. b. Komponen penataan ruang: dinding rumah memiliki ventilasi, lantai kedap air dan mudah dibersihkan, kamar mandi dan kamar cuci kedap air dan mudah dibersihkan, langit-langit rumah mudah dibersihkan dan tidak rawan kecelakaan, bumbungan rumah 10 m dan ada penangkal petir, dapur harus memiliki sarana pembuangan asap, dan ruang ditata sesuai dengan fungsi. c. Pencahayaan: baik alami ataupun buatan, langsung maupun tidak langsung dapat menerangi seluruh ruangan, tidak menyilaukan mata dan intensitas penerangan minimal 60 lux. d. Kualitas udara: kelembaban udara 40-70%, suhu udara nyaman antara 18-30o C, gas SO2 kurang dari 0,10 ppm/24 jam, gas formaldehid kurang dari 120 mg/m3 , dan gas CO kurang dari 100 ppm/8 jam. e. Ventilasi: luas lubang ventilasi alamiah yang permanen minimal 10% luas lantai.  f. Vektor penyakit: tidak ada nyamuk, lalat, ataupun tikus yang bersarang di dalam rumah. g. Penyediaan air: kualitas air harus memenuhi persyaratan kesehatan air bersih atau air minum, tersedia sarana penyediaan air bersih dengan kapasitas minimal 60 liter/orang/hari. Syarat fisik air yang baik adalah tidak berbau, air tidak berwarna, jernih dengan suhu di bawah suhu udara sehingga menimbulkan rasa nyaman. Syarat kimia: air yang tidak tercemar secara berlebihan oleh zat kimia, terutama yang berbahaya bagi kesehatan. Syarat bakteriologis: air tidak boleh mengandung suatu mikroorganisme. Misal sebagai petunjuk bahwa air telah dicemari oleh feces manusia adalah adanya Escherichia coli karena bakteri ini selalu terdapat dalam feces manusia dan sukar dimatikan dengan pemanasan air. h. Sarana penyimpanan makanan: tersedia sarana penyimpanan makanan yang aman. i. Pembuangan Limbah: tidak menimbulkan bau, limbah cair yang berasal rumah tangga tidak mencemari sumber air, dan tidak mencemari permukaan tanah, limbah padat harus dikelola dengan baik agar tidak mencemari permukaan tanah, air tanah, dan tidak menimbulkan bau. j. Kepadatan hunian: tidak dianjurkan apabila lebih dari dua orang tidur dikamar dengan luas kamar tidur kurang lebih 8 m2