Definisi Perilaku Konsumtif (skripsi dan tesis)

Menurut Fromm (1995) perilaku konsumtif merupakan perilaku yang ditandai oleh adanya kehidupan berlebihan dan menggunakan segala hal yang dianggap mahal untuk memberikan kepuasan dan kenyamanan fisik yang besar serta adanya dukungan pola hidup manusia yang didorong oleh rasa ingin hanya untuk memberi kesenangan. Lina (2008) mengatakan bahwa perilaku konsumtif merupakan suatu perilaku yang tidak lagi didasarkan pada perlakuan rasional, melainkan karena adanya keinginan yang tidak rasional lagi. Aryani (dalam Rinata, 2010) mengatakan bahwa perilaku konsumtif dapat diartikan sebagai suatu kecenderungan manusia untuk melakukan konsumsi tiada batas, dimana manusia lebih mementingkan keinginan daripada kebutuhan. Suprana (Agustina, 2002) mengatakan bahwa perilaku konsumtif adalah sebagai kecenderungan seseorang yang berperilaku secara berlebihan dalam membeli sesuatu atau membeli secara tidak terencana. Tambunan (2001) perilaku konsumtif adalah memanfaatkan nilai uang lebih besar dari produksinya dan melakukan pembelian barang ataupun jasa yang bukan merupakan kebutuhan pokok. Sumartono (2002) berpendapat bahwa perilaku konsumtif dapat diartikan sebagai suatu tindakan memakai produk yang tidak tuntas artinya, belum habis sebuah produk yang dipakai seseorang telah menggunakan produk jenis yang sama dari merek lainnya atau dapat disebutkan, membeli barang karena adanya hadiah yang ditawarkan atau membeli suatu produk karena banyak orang memakai barang tersebut Menurut beberapa definisi diatas perilaku kosumtif merupakan tindakan seseorang yang melakukan konsumsi tiada batas pada suatu produk suatu produk dan membeli produk tersebut bukan karena butuh tapi hanya karena ingin. Peneliti menggunakan teori konsumtif dari Fromm (1995) dikarenakan teori konsumtif 8 dari Fromm merupakan landasan dari teori lainnya dan alat ukur yang digunakan oleh peneliti merupakan alat ukur dari Fromm.