Aspek-Aspek Optimisme (skripsi dan tesis)

Terdapat beberapa aspek dalam individu memandang suatu
peristiwa atau masalah berhubungan erat dengan gaya pejelasan /
explanatory style (Seligman, 2008) :
1. Permanence
Permanence merupakan gaya penjelasan yang bersifat
sementara (temporary) dan menetap (permanance) untuk
menggambarkan bagaimana individu melihat peristiwa
berdasarkan waktu. Orang-orang yang pesimis melihat
peristiwa yang buruk sebagai sesuatu yang menetap dan
mereka cenderung menggunakan kata-kata “selalu” dan “tidak
pernah” sedangkan orang optimis sebaliknya mamandang
peristiwa buruk itu bersifat sementara.
2. Pervasif (spesifik versus universal)
Gaya penjelasan peristiwa ini berkaitan dengan ruang
lingkup peristiwa tersebut, yang meliputi universal
(menyeluruh) spesifik (khusus). Orang yang optimis bila

dihadapkan pada kejadian yang buruk akan membuat
penjelasan yang spesifik dari kejadian ini, bahwa hal buruk
terjadi diakibatkan oleh sebab-sebab khusus dan tidak akan
meluas kepada hal-hal yang lain.
3. Personalization
Merupakan gaya penjelasan masalah yang berkaitan
dengan sumber dari penyebab kejadian tersebut, meliputi dari
internal (dari dalam dirinya) dan eksternal (dari luar
dirinya).Saat hal buruk terjadi, seseorang bisa menyalahkan
dirinya sendiri (internal) atau menyalahkan orang lain atau
keadaan (eksternal)