Jenis-jenis Kecerdasan Emosional (skripsi dan tesis)

Menurut Goleman (2007), kecerdasan emosional terdiri dari kecerdasan
internal dan eksternal. Kecerdasan internal adalah kecerdasan yang berasal dari
diri seseorang. Setiap manusia akan memiliki otak emosional yang di dalamnya
terdapat sistem saraf pengatur emosi atau lebih dikenal dengan otak emosional.
Kehidupan emosi yang dipupuk dalam keluarga sangat berguna di kemudian hari,
hal ini akan menjadikan seseorang menjadi lebih mudah untuk menangani dan
menenangkan diri dalam menghadapi permasalahan contoh keluarga, dan
pengalaman. Kecerdasan eksternal adalah kecerdasan pengaruh yang berasal dari
luar diri seseorang seperti lingkungan sekitar perusahaan berupa perorangan atau
secara berkelompok. Kecerdasan emosional berkembang sejalan dengan
perkembangan fisik dan mental seseorang. Kecerdasan emosional yang dimiliki
para karyawan harus ditumbuh kembangkan sehingga diharapkan berdampak
positif terhadap perusahaan.
Nezad et al. (2013), menyatakan bahwa kecerdasan emosional merupakan
keterampilan karyawan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan emosi diri
sendiri dan orang lain sehingga dapat membuat keputusan yang tepat. Kecerdasan
emosional berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Kecerdasan emosional yang
tinggi dapat mengembangkan proses pengambilan keputusan.