Pengertian Kepuasan Kerja (skripsi dan tesis)

Menurut Marihot Tua Efendi Hariandja (2002:290) mendefinisikan kepuasan kerja
adalah sebagai berikut:
“Kepuasan kerja didefinisikan dengan hingga sejauh mana individu merasakan
secara positif atau negatif berbagai macam faktor atau dimensi dari tugas-tugas dalam
pekerjaannya”.
Keith Davis (1985:96) mengemukakan bahwa “job satisfaction is the favorableness or
unfavorableness with employees view their work”. (Kepuasan kerja adalah perasaan menyokong
atau tidak menyokong yang dialami pegawai dalam bekerja). Wexley dan Yuki (1977:98)
mendefinisikan kepuasan kerja “is the way an employee feels about his or her job”. (Adalah cara
pegawai merasakan dirinya atau pekerjaannya).
Berdasarkan pendapat Keith Davis, Wexley, dan Yuki yang dikutip oleh Anwar Prabu
Mangkunegara (2000:117) tersebut di atas, bahwa kepuasan kerja adalah suatu perasaan yang
menyongkong atau tidak menyokong diri pegawai yang berhubungan dengan pekerjaannya
maupun dengan kondisi dirinya. Perasaan yang berhubungan dengan pekerjaan melibatkan
aspek-aspek seperti upah atau gaji yang diterima, kesempatan pengembangan karir, hubungan
dengan pegawai lainnya, penempatan kerja, jenis pekerjaan, struktur organisasi perusahaan, mutu
pengawasan. Sedangkan perasaan yang berhubungan dengan dirinya, antara lain umur, kondisi
kesehatan, kemampuan, dan pendidikan.
Menurut T. Hani Handoko (1994:193) mendefinisikan kepuasan kerja adalah sebagai
berikut:
“Keadaan emosional yang menyenangkan atau tidak menyenangkan dimana para
karyawan memandang pekerjaan mereka.”
Berdasarkan definisi-definisi tersebut diatas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa
kepuasan kerja adalah sikap pribadi seseorang terhadap pekerjaan yang timbul dari lingkungan
kerjannya berdasarkan persepsinya terhadap pekerjaannya dan aspek yang terlihat di dalam
pekerjaan tersebut.