Mahoney (1963) dalam Wahyuni dkk (2014) berpendapat bahwa
terdapat delapan penilaian manajerial personal dan satu dimensi kinerja
secara keseluruhan yang meliputi:
1. Kinerja Perencanaan
Menentukan tujuan, kebijakan, tindakan atau pelaksanaan,
penjadwalan kerja, penganggaran, perencanaan dan pemrograman.
2. Kinerja Investigasi
Mengumpulkan dan menyiapkan informasi untuk catatan, laporan
mengukur hasil, serta menganalisis pekerjaan.
3. Kinerja Pengkoordinasian
Tukar menukar informasi dengan bagian lain, untuk menyusun
suatu program dan hubungannya dengan manajer lain.
4. Kinerja Evaluasi
Menilai dan mengukur keputusan yang diambil, pemeriksaan
laporan keuangan dan pelayanan kepada pemakai jasa komunikasi.
5. Kinerja Pengawasan
Mengarahkan, memimpin, membimbing, menjelaskan segala
aturan yang berlaku, memberikan dan menangani keluhan
pelaksanaan tugas bawahan.
6. Kinerja Pengaturan Staff
Mempertahankan angkatan kerja di bagiannya, merekrut,
menempatkan, mempromosikan dan memutasi pegawai.
7. Kinerja Negosiasi
Melakukan kinerja manajerial atau melakukan suatu kontrak
perjanjian untuk barang maupun jasa, pembelian dan tawar
menawar.
8. Kinerja Perwakilan
Melakukan pertemuan dengan wakil dari perusahaan-perusahaan
lain dan mempromosikan tujuan umum perusahaan.
