Untuk mencapai kesinambungan, pola perilaku kewirausahaan dan
orientasi kewirausahaan dapat dikomunikasikan melalui program pembelajaran
dan pengembangan yang berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan dan / atau
strategi bisnis untuk meningkatkan kemampuan inovatif, proaktif dan mengambil
risiko, sehingga menghasilkan keunggulan kompetitif menurut Beugelsdijk.S.
(2007) dalam Sulaiman Olusegun Atiku (2016:27)
Penelitian yang dilakukan oleh Mahmood dan Hanafi (2013)
menghasilkan kesimpulan bahwa ada pengaruh signifikan antara orientasi
kewirausahaan dan keunggulan bersaing.
Serupa dengan penelitian tersebut, Sirivanh et al. (2014) dalam
penelitiannya juga menyatakan bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh
positif terhadap keunggulan bersaing.
Pardi et al.(2014) dalam penelitiannya juga menghasilkan kesimpulan
bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap keunggulan
bersaing
