Definisi Budaya Organisasi(skripsi dan tesis)

Andrew Pettigrew (1980) adalah orang pertama secara formal
menggunakan dan mendefinisikan Budaya Organisasi sebagai “the system of such
publicly and collectively accepted meaning operating for given group at given
time” budaya adalah sistem makna yang diterima secara terbuka dan kolektif,
yang berlaku untuk waktu tertentu bagi sekelompok orang tertentu (Sobirin,
2007:129).
Budaya Organisasi secara holistis sebagai suatu konstelasi umum dari
keyakinan, adat istiadat, kebiasaan-kebiasaan, sistem-sistem nilai, norma-norma
perilaku, dan cara-cara melakukan bisnis yang unik bagi masing-masing
perusahaan, yang menetapkan pola-pola perilaku dan emosi-emosi implisit dan
yang muncul menandai kehidupan dalam organisasi (Sutrisno, 2011:9). Budaya
merupakan karakteristik dari organisasi, bukan individu, tetapi diwujudkan dan
diukur dari perilaku verbal dan/atau nonverbal dari individu secara agregat ke
tingkat unit organisasi. Secara tradisional budaya organisasi sebagian besar telah
dipelajari oleh studi kasus deskripsi, sering melibatkan peserta pengamatan
(Hofstede, 1994).
Budaya sebagai suatu pola pemikiran, perasaan, dan tindakan dari satu
kelompok sosial, yang membedakan dengan kelompok sosial yang lain. Budaya
organisasi merupakan suatu persepsi bersama yang dianut oleh anggota-anggota
organisasi dan menjadi suatu sistem dari makna bersama (Robbins, 1996).
Budaya organisasi mengacu ke suatu sistem makna bersama yang dianut oleh
anggota-anggota organisasi yang membedakan perusahaan tersebut dengan
perusahaan lain. Dikemukakan pula bahwa budaya organisasi merupakan salah
satu variabel penting bagi seorang pemimpin karena budaya organisasi
mencerminkan nilai-nilai yang diakui dan menjadi pedoman bagi pelaku anggota
organisasi (Siagian, 2002:201).
Budaya organisasi adalah filosofi dasar yang memberikan arahan bagi
karyawan dan konsumen (Schein, 2004). Berdasarkan berbagai definisi tersebut,
hal penting yang perlu ada dalam definisi budaya organisasi adalah suatu sistem
nilai yang dirasakan maknanya oleh seluruh anggota dalam perusahaan, yang
digunakan sebagai pegangan dalam menjalankan kewajiban dan perilakunya di
dalam organisasi.